Sejarah Desa

Desa Tempunak Kapuas

Sejarah Desa

Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang Kearifan Lokal & Warisan Leluhur

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dan tidak melupakan sejarah asal usulnya. Inilah yang menjadi dasar bagi kami, Pemerintah Desa Tempunak Kapuas, berusaha terus menggali, menemukan dan melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah yang berhubungan dengan cikal bakal berdirinya Desa Tempunak Kapuas dan merupakan tetenger berdirinya Desa Tempunak Kapuas.

Asal Usul Nama Dusun

Dari cerita masyarakat dapat disampaikan bahwa beberapa nama dusun yang ada di Desa Tempunak Kapuas diambil dari sebuah sungai yang mengalir mengelilingi perkampungan, yaitu Sungai Lempah. Sungai Lempah merupakan sungai yang bermuara ke Sungai Kapuas. Sungai Lempah sejak dahulu dijaga oleh masyarakat atau penduduk di Dusun Lempah.

Larangan & Sanksi Adat

Ada larangan untuk melakukan perbuatan yang merusak lingkungan atau ekosistem sungai, salah satunya yang dilarang yaitu menuba ikan. Apabila ketahuan melakukan kegiatan tersebut yang dilarang, maka akan kena sanksi atau hukum adat.

Sungai Lempah juga tempat warga melakukan aktivitas sehari-hari dan juga dijadikan sumber air minum, mandi, mencuci dan kegiatan lainnya. Oleh sebab itu maka nama sungai tersebut dijadikan nama sebuah dusun, yaitu Dusun Lempah Restu yang mempunyai arti bahwa rezeki mengalir terus dan tidak pernah kering walaupun musim pecik kelik, sama seperti Sungai Lempah yang tak pernah kering walaupun musim kemarau.

Dusun Lempah Restu

Rezeki Mengalir Terus

Diambil dari nama Sungai Lempah yang tak pernah kering. Bermakna rezeki yang terus mengalir, tidak pernah habis walaupun di musim kemarau panjang.

Dusun Fajar

Makmur, Damai & Sejahtera

Diberi nama Fajar dengan harapan masyarakatnya menjadi makmur, damai, sejahtera dan tentram. Dengan harapan Desa Tempunak Kapuas menjadi desa yang makmur dan masyarakatnya sejahtera dan mandiri.

Menjaga Warisan & Kearifan Lokal

Terlepas dari benar atau tidaknya cerita asal usul Desa Tempunak Kapuas tersebut di atas, hendaknya kita menghormati cerita yang berkembang dan bukti-bukti pendukung sejarah yang dijaga secara turun menurun oleh masyarakat Desa Tempunak Kapuas sebagai sebuah kearifan lokal. Kita sebagai generasi penerus berkewajiban untuk menjaga dan melestarikannya.